Bagaimanapun, segala produk ‘berbentuk’ yang dipasarkan secara online, tetap memerlukan model distribusi konvensional untuk sampai ketangan pembeli. Tidak terkecuali buku yang diproduksi secara online. Kemewahan mengunggah naskah, print on demand, promosi dan transaksi berbasis online, sebagaimana ditawarkan oleh situs nulisbuku.com (dan lulu.com ditingkat global), cenderung lebih banyak dinikmati pihak produsen (penulis). Tagline ‘publish your’e dream’ dari nulisbuku.com semakin menegaskan hal itu, bukan ? Adanya kesenjangan antara waktu transaksi dengan saat buku tiba ditangan pembeli malah menghilangkan kemewahan pembeli untuk menerima buku real time, sebagaimana yang diperolehnya saat membeli di toko buku tradisional.