Maafkan aku. Jika kita kelak masih bisa berhubungan, tentu dalam posisi yang berbeda, meski aku ingin tetap bersamamu, menemanimu, mendoakanmu, mensupportmu. Namun, jika kau kemudian marah dan membenciku, dan ingin menghapus semua tapak perjalanan kita, lakukanlah sekiranya itu membuat kau lebih mandiri. Hapus semua kenangan. Hapus juga tulisan ini dalam file-mu. Read the rest of this entry »

Betapa kita bila sedang mencinta semua menjadi indah. Menjadi lupa segala yang ada. Indah dan nikmatnya cinta, yang selalu memberikan kedamaian hati ini. Selalu saja ingin dekat denganNya. Berdampingan denganNya. Read the rest of this entry »

Pukul 13.00 Semua orang menjadi panik. Mereka semua berlarian. Hari ini jam 15.30 adalah rapat kerja tahunan. Wow, keren. Kesigapan, kecerdasan menjadi parameter yang tepat. Itulah manusia tangguh dengan keseimbangan antara otak kanan dan kirinya. Tuhan tidak akan membuat itu kalau tidak ada gunanya. Dan tuhan akan selalu menciptakan keseimbangan. Read the rest of this entry »

Untuk mengerjakan pekerjaan dalam team, kita tidak akan bisa kerja sendiri. Masalah perlu ada sinergi antara satu dengan yang lain. Itulah hendaknya yang harus kita ingat. Ada beberapa komponen infra struktur, mereka adalah mitra kerja kita. Tugas mereka adalah menyiapkan semua infra strukturnya. Read the rest of this entry »

Ada saatnya kita berhenti. Berhenti akan dilakukan oleh seseorang ketika dia sudah selesai atau ketika dia lelah. Berhenti ketika sudah selesai itulah yang disebut dengan mencapai finish. Artinya suatu tujuan yang diinginkan sudah tercapai. Sudah tidak ada lagi tantangan lain yang harus dipertarungkan. Usai semua. Read the rest of this entry »

JM hari ini menyapaku dengan penuh antusias. Pertanyaan yang selalu aku tanya pada para teman teman kerja lamaku adalah sekarang apa aktifitasnya? JM menjawab dengan lantang dia bekerja pada sebuah perusahaan swasta yang cukup besar dengan posisi yang cukup layak dan memadai. Kendati demikian JM dengan nada rendah dia menyampaikan kalau penempatannya di luar pulau ini. Read the rest of this entry »

menimbangMengira, menyangka, menaksir. Adalah sebuah kata dengan kata para meter yang tak pasti. Ketiga kata itu tidak selalu benar. Bisa jadi benar, bahkan bisa jadi salah. tergantung ke arah mana persepsi mereka tertuju. Kalau angkanya adalah 0 sampai 100 maka taksiran, sangkaan, kiraan bisa menjadi positif menurut yang mempercayainya. Dan ada kecenderungan bahwa persepsi penaksir ini masuk untuk mendapatkan dukungan dengan apa yang dipersepsikannya. Read the rest of this entry »