Asal ada pulpen, tulis nomer hp beres. Begitu Amar berkisah. Orangnya sedang sedang saja, perawakan tidak tinggi amat. Cukup lah. Kalau ketampanan itu sangat relative. Tetapi dia cukup lihai menangkap peluang. Sangat optimis dan tidak patah arang. Dia pegang teguh kata kata pak jendral, tak ada kata kalah, tetaplah berjuang. Itu yang menjadi pegangan dalam perjuanganya meraih simpati para bunga. Dengan mudah dia di dekati kaum hawa. Caranya sangat klasik. Dia sering kali memberi nomor hp pada seseoraang yang memberikan signal padanya, dia hanya menunggu reaksinya. Kalau dia memberikan kesempatan, disaat itulah dia masuk.

Tapi bagus, Ketimbang STMJ, kata aming meminjam istilah tarom. Sudah tua masih jomblo.

Leave a Reply