Mengikat bunga mawar merah, mengikat sebuah keharuman hakiki. Ketika merah itu terasa kemudian tak terbandingkan lagi dengan merah segelas anggur.

Kemudian merah itu berarti apa?

Keharuman bentuk dan fisik yang secara nyata dan terasa,

Tak bisa mewakili dengan keberanian keharuman sebuah nafas kelembutan awan putih. Dan akhirnya semua hanya bisa dikatakan ah itu relative, pemaknaannya pun relative.

Tidak perlu diperdebatkan antara ke elokan putih dan merah, karena semua hanya rasa yang bisa menyampaikan.

 

Detos, 010808

(gak tau mau ngomong apa)

Leave a Reply