Kadang kita merasa sombong dengan beban yang kita pikul. Sehingga kemudian keluar kata kata berat sekali bebanku ini. Kemudian kita berlagak suntuk dan berlagak penat. Yang semuanya itu adalah menunjukan bahwa kita sangat sombong. Seolah olah kita yang harus menyelesaikannya. Padahal semua yang ada pada kita sebaiknya kita kembalikan lagi kepada Yang Maha Berhak. Dan bahkan Tuhan tidak akan memberi sesuatu pada makhluknya kecuali berdasarkan kemampuan makhluknya.

Sehingga kita juga harus ingat juga bahwa Tuhan tidak akan merubah suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya. Kalau sudah begitu artinya kita harus siap berubah setiap saat. Siap untuk menyerahkan semua pada Tuhan. Termasuk semua beban hidup kita, kita hanya pelaksana saja yang berjalan berdasarkan kekuatan perhitungan manusia.

Yuyun, sewaktu makan siang tadi sempat bilang, sebenarnya semua berpusat pada kehendak hati kita, karena kehendak hati kita akan mengajak energi sekitar kita untuk membantu semuanya. Jadi hati hati dengan omongan. Karena apa yang terucap adalah motor penggerak bagi apa yang akan terjadi pada diri kita dibantu oleh energi sekitar kita.

Jadi yang percaya pada Tuhan dengan kita menjaga omongan, karena setiap kata adalah doa.

Ampera , 27 juni 2007

Leave a Reply