Kehidupan ini adalah “mung mampir ngombe”( Alm Nitihardjo.) petuah mbah kung yang selalu di ulang ulang bapak, kalau kita berdiskusi malam hari. Kehidupan hanya sebentar sekedar minum untuk istirahat sejenak begitulah ini pesannya. Setelah bertahun tahun tidak aku dengar kata kata itu, hari ini aku mendengarnya lagi. Kehidupan kita sekarang adalah bagaikan seseorang yang sedang perjalanan siang yang cukup panas dan terik. Kemudian kita berteduh sejenak untuk melanjutkan kembali perjalanan, (YMABU, 220807). Sangat di rasakan perjalanan ini. Perjalanan untuk menuju suatu ridho Nya , yang kadang kita tak tau berada di posisi mana puncak klasemen ini.

( Mbah Kung, tidak ada yang salah kalau aku harus berbeda sistematika memaknainya, pada esensinya sama dan sama. Keputusanku hanya karena aku perlu penuntun semata, dan akupun diterima oleh pembawa tongkatNya)

Leave a Reply