Saya adalah kerbau campuk yang bisa bekerja dengan mandor. Itulah yang ada pada diri saya. Sampai saat ini saya bisa bekerja ketika dengan orang orang yang cukup ketat untuk mengarahkan saya dan mendikte saya. Saya rasakan itu, ketika tidak orang yang menjadi mandor maka sulit sekali saya akan melakukan semua itu dengan  bagus. Itu terjadi tidak dalam setahun atau dua tahun ini tetapi terjadi sudah bertahun tahun. Entah apa awalnya. Saya bisa mendapat nilai atau rangkinng yang bagus di sekolah kalau gurunya kejam. Saya akan mendapat nilai jelek kalau gurunya sabar. Tidak pernah punya inisiatif memang, tetapi itulah yang terjadi. Hanya berbekal teman baik dan menjaga hubungan baik serta mau mendengarkan saja kemudian saya mendapatkan berbagai peluang. Kemamampuan mendengarkan saya yang saya jadikan kekuatan yang ada dalam diri saya.

Selalu tidak pernah tuntas dalam melakukan hal apapun itu pula yang membuat saya tidak pernah maksimal dalam mendapatkan sesuatu yang harusnya saya bisa. Hanya dengan bantuan dan supporting dari lingkungan terbaik saya lah yang akan bisa merubah ini semua.

Kerbau cambuk ingin berubah untuk menjadi kancil yang lebih cerdik.

BUZZ…………………….

3 Responses to “Kerbau Cambuk”

  1. renny says:

    mbak dyah nggak perlu berubah jadi kancil yang lebih cerdik nggak apa apa koQ…HE..HE…
    mungkin cukup jadi kerbau tapi yang sehat , beringas di sawah, dan yang terbaik lainnya yang bisa dilakukan seekor kerbau…he..he…ojo bosen yo mbak…

  2. medy says:

    kerbau takkan bisa berubah jadi kancil ka dyah…
    yang hanya bisa dilakukan she kerbau adalah mengadopsi sifat cerdik’a she kancil..

    ka dyah artikelnya boleh di post di blog saya….??

    from M.E.D.I @ www.craezybart.co.cc

  3. dyah says:

    boleh bang, silahkan asal saja bisa bermanfaat bagi yang lain. terima kasih ya bang atas apresiasinya

Leave a Reply