Posted by: dyah, in Opini
Handuk adalah selembar kain atau kertas yang dapat menyerap cairan dan digunakan untuk mengelap atau mengeringkan. Kata “handuk” berasal dari bahasa Belanda handdoek. Benda ini adalah kebutuhan pokok bagi siapapun tanpa syarat ketika akan melakukan ritual mandi. Bahan handuk bisanya adalah kain yang bisa menyerap cairan.
Jika tak ada handuk mandi menjadi tidak nyaman. Bayangkan saja mandi basah basah kemudian badan tidak dikeringkan lagi, pasti ada kejadian untuk hal hal yang tidak diinginkan. Minimal kedinginan, atau bahkan bisa masuk angin.
Kebutuhan akan handuk menjadi kebutuhan primer bagi mereka yang gemar mandi. Tetapi handuk juga bisa menjadi semacam souvenir atau barang koleksi yang indah. Bisa di kategorikan karena warnanya, bentuknya, ataupun dari bahannya. Karena handuk itu sendiri benang benangnya yang berbeda. Ada yang memang halus.
Lepas dari pengertian dan apa itu handuk. Perbedaan persepsi akan seberapa penting keberadaan handuk, bisa menjadi bahan diskusi yang panjang. Menjadi bahan diskusi yang kemudian menjadi melebar pada diskusi kehidupan. Tentang perhatian, tentang penghargaan, tentang suatu barang yang secara umum di anggap adalah sebuah barang primer yang bisa saja semua orang mendapatkannya.
( Tau ah handuk ………………………………………………bisa menjadi sesuatu yang istimewa karena menjadi pangkal titik pemikiran yang membuat mind map di otak ini berjalan untuk sebuah jalan kehidupan yang sekarang sedang melintas)
This entry was posted
on Saturday, January 5th, 2008 at 6:01 pm and is filed under Opini.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.