Akhirnya berjalan juga menuju ke sebuah angka 34. Aku melewatinya dengan penuh makna dan harap. Semuanya berliku liku, tapi semua ada juga jalan untuk melompat dan melompat. Menjadi sebuah hijrah yang indah dalam hidup ini. Terima kasih atas kuasa Tuhan yang bisa memberikan aku pada tempat yang lebih leluasa untuk menghidup udara illahi, bersama pemagang tongkatNya.

Terima kasih kepada semua temanku yang telah menemani perjalanan hidupku ini menuju ke 34, Ayah, Buya, Abu terima kasih aku telah di terima,dan mohon ampun kalau ananda masih bandel , Pak Jendral Ary, apapun itu aku akan patuh, semua keputusanku aku serahkan pada Pak Jendral, aku hanya prajurit yang bisa berjalan dengan peta Pak Jendral saja, Kak Merry, rasanya ketulusannya dan kelembutannya selalu menyentuh hatiku, Jhon Odha Aidil yang selalu mendapat ide setelah keluar dari kamar mandi, ide idemu membuat ok seluruh jagad bror, Mas Uconk , aku bisa begini awalnya karena Tuhan meminjam media dari dirimu, Kak Inu, makcik, teman sharing yang ok sekali, apalagi tentang kehidupan aktivis macam kita, Cak Joyo Qatar teman berdebat dan selalu ada yang membuat grusah grusuh, Mas Rahman yang selalu sabar dan menasehati, Ojoul kamu selalu membuat aku jadi semakin merasa 20 tahun lebih muda hehehhe, Acil, gerakan kamu itu jadi bikin orang ketawa, gak bergerakpun jadi ketawa, Bang Boy yang selalu kreatif mencoba untuk membuat inovasi untuk membuat remote latahnya jalan terus, Mas Agus Kukus dengan telunjuk saktinya sehingga semua terpaksa bilang iya, Iin, aku kehilangan teman debat, dia partner yang enak, Mas Bams dengan gaya seriusnya tetapi selalu lucu, Fariz Iyek, kamu spontan tapi asyik , Billy, tanpa Billy fotoku jadi dikit, Ade Chito dengan segala sentimentilnya menikmati biar imun, dan perjalanan itu akan berubah menjadi yang lebih baik karena proses seleksi ya de, FIFAS CREW, ANSHORMAN CREW, Rombongan Lita, ASGAD, BKS CREW, INTERNEWS CREW.

Bapak ibu, mereka membantu prosesku untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi,membuat aku selalu bahagia dalam hidupku. Awalnya mereka bukan siapa siapa, tetapi mereka sekarang sudah melebihi dari Dik Yani, Dik Menik dan Dik Icha, saudara kandungku, tapi aku masih putrane bapak ibu, Soepii Soemarsono.

Aku akan melanjutkan perjalananku ke angka 35, mohon doanya semua.

8 Responses to “34”

  1. rindy says:

    HAPPY BIRTHDAY Mba Dyaaahh…!!!!

  2. aa_arif says:

    Happy Birthday CUNG!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Elo unik dan spesial……..

  3. dyah says:

    wah makasih sekali ucapannya hanya kata terima kasih dan terima kasih menanggapinya

  4. deha_el says:

    selamat ulang tahun kak dyah walau mungkin telah aku berharap kakak akan lebih baik lagi dari yang kemarin. ku harap diusia yang berkurang ini kakak akan lebih dewasa dan cepat mendapat jodoh yang panjang bahkan sampai akhir hayat. dan mudah2an diangka yang ke_ 35 kita akan mendapat safaat dari YM AYAHANDA GURU, YM BUYA, YM ABU. KAK DYAH maju terus pantang mundur jangan ragu2 kerjakan yang menurut kakak baik dan jangan lupa mintalah saran orang lain untuk kemajuan kakak
    WASSALLAM

  5. bill sauber says:

    happy2 brisdey monconx. ku doakan agar selalu menjadi “wonder woman” selalu hehe. baik hati, murah senyum sadar kamera hehehehe.

  6. rhay says:

    owalah cung cung wis 34 ta? yo wis aku melu ben ndang ngundang-ngundang… ben fifas ono tanggapan lagi :D

  7. Radin Inu says:

    Hemmmm…..usia cuma angka yang menentukan USIA kita yang sebenarnya adalah pengalaman kita mengharungi liku-liku kehidupan ini untuk menuju ke satu PINTU yang akan membuka kita kepada kehidupan kita yang abadi………

    Kekasih L****, walau dimana pun ku berada kau tetap di ingatan ku dan sentiasa membuat ku tersenyum sendri bila terkenangkan mu yang jauh disana….

    Yah…walaupun saat ini dirimu sudah mempunyai ‘teman’ lain untuk menemani mu…akan tetap ku ganggu mu kalau Jakarta ku kunjungi nanti…..

    Love & miss u so much…Dyah Agustine….

  8. conkie says:

    asik juga punya ringtone v.34 hehehhe

Leave a Reply