Kehidupan tidak akan pernah berjalan seperti apa yang kita mau. Karena scenario pembuat ini semua adalah sang Khalik, sang pencipta makhluk, utamanya adalah manusia. Berbagai macam makhluk hidup ada hewan ada tumbuhan, yang semua itu semata mata untuk mencukupi kehidupan manusia itu sendiri. Seperti yang disampaikan oleh Tuhan bahwa diciptakan jin dan manusia tak lain untuk menyembahKu. Pengertiannya adalah semua yang ada di bumi ini semata mata hanya untuk manusia tidak ada yang lain.  Pengertian yang lain adalah manusia hidup ini hanya untuk beribadah kepada Tuhannya, dengan menjaga segala yang telah dipercayakan kepada manusia.

Tetapi sebagai manusia tidak luput dari segala macam ujian yang tidak lain adalah sebagai bunga hidup dan bagaimana manusia itu bisa menyikapi akan kehidupan ini. Tugas manusia sebagai makhluk, sebagai kalifah di bumi ini tidak mungkin bisa  di langgar. Karena memang begitulah adanya. Patuh kepada semua perintah Tuhan yang ada dalam setiap suratannya. Suaratan itu sudah terkumpul dalam Al Quran dan Hadist Nabi. Di dalam Quran dan hadist apabila manusia mau patuh, tentu akan damai dunia ini. Tetapi think globally act locally, kalau kita berpikir yang besar mulailah dengan tindakan tindakan yang kecil. Sehingga jika kita mau bertindak untuk memuliakan Al Quran dan Hadist bertindaklah dari hal hal yang kecil pada diri sendiri berbuat baik untuk diri sendiri dan orang orang yang paling dekat dengan kita. Walaupun sebagai manusia kadang kita ingin bahwa membawa pembenaran untuk diri sendiri dalam bertindak. Yang bagus buat kita dan enak buat kita itulah yang kita lakukan sedangkan itu yang terasa berat bagi kita,  kemudian kita tinggalkan atau setidaknya kita membuat alibi. Tetapi yang jelas Tuhan Maha Tahu. Semua adalah urusan Tuhan dan makhluknya. Makanya terserah Tuhan saja, tentang apapun perbuatan kita, yang berbuat kita, setidaknya kita sudah tau resikonya, walaupun terkadang mengecewakan pihak lain. Sekali lagi Tuhan Maha Tahu. Jika positif thinking terus bahwa Tuhan Maha Tahu, maka hidup ini terasa akan lebih ringan. Jangan pernah merasa terdzolimi, karena itu berarti sudah berprasangka tidak baik. Biar saja orang lain,  yang penting kita berbuat baik dan selalu berpikir positif. Sekali lagi Tuhan Maha Tahu. Terserah TUhan saja. Tuhan akan menguji makhluknya sesuai dengan kemampuan hambanNya. Jadi sangat perlu diyakini bahwa dari sekian yang ada pastilah Tuhan akan memperhitungkan kemungkinan kemungkinannya. Jadi kalau kita sudah sampai titik kemampuan kita tinggal kembalikan pada Tuhan. Dan Tuhan Maha Tahu. Satu doa saya mungkin obyektif, Ya Tuhan seandainya memang saya tidak kuat lagi maka cukupkanlah umur saya. Tuhan Maha Tahu.

 sawangan, 131009

Leave a Reply