Archive for February, 2008

Mencoba keluar dari diri manusia untuk menjadikan diri itu bukan temat berkubang yang nyaman adalah menjadi sesuatu yang indah ketika bisa dinikmati. Hanya rasa yang kemudian bisa menyingkap tabir kehidupan dimana manusia bisa keluar dari dari dirinya. Tidak ada yang bisa di paksa dan di larang ketika berhubungan dengan masalah rasa. (more…)

Managemen apa?

Saya tidak pernah paham dengan hanya membaca buku. Tetapi saya sangat paham bahwa memang dengan buku kita bisa bertukar pikiran dan berkomunikasi satu arah. Berbincang dengan penulisan dengan berbagai pemikirannya. Sehingga dalam memanage team, saya menggunakan system managemen alam “dhy sumarsono”. (more…)

Saya adalah kerbau campuk yang bisa bekerja dengan mandor. Itulah yang ada pada diri saya. Sampai saat ini saya bisa bekerja ketika dengan orang orang yang cukup ketat untuk mengarahkan saya dan mendikte saya. Saya rasakan itu, ketika tidak orang yang menjadi mandor maka sulit sekali saya akan melakukan semua itu dengan  bagus. (more…)

Teman, harapan adalah sesuatu yang menakjubkan. Jalin-jemalin yang hadir di dalam
harapan, selalu mengikat jiwa manusia, walau kadang ikatan itu tak tampak. Harapan,
akan selalu menguatkan tangan-tangan kita, saat yang lainnya melepaskannya.
(more…)

Pertemanan itu memang selalu ada perbedaan rasa. Pertemanan dengan rasa aman. Pertemanan dengan rasa nyaman. Pertemanan dengan rasa terfasilitasi. Pertemanan dengan rasa senang. Semua rasa yang ada itulah kemudian menjadikan akan kemana arah pertemanan itu. (more…)

Di Brasil mereka merayakan hari Valentine pada tgl 12 Juni yang lebih
dikenal dengan nama “Dia dos Namorados” = “Boyfriend’s/Girlfriend’s Day”.
Sedangkan di Kolumbia mereka merayakannya pada bulan September yang diberi nama “Amigo secreto” = “Sobat Rahasia”, karena sipemberi hadiah Valentine tidak boleh memberitahu identitas nya. Sedangkan di Tiongkok, Chinese Valentine atau “Qi Shi” yang berarti “Double seven”, karena ini dirayakan tepatnya pada tgl tujuh bulan tujuh penanggalan Imlek. Budaya ini berasal sejak jaman Disnati Han (206 SM - 220 M).
(more…)

Zura menerima telpon dari nomer yang tidak dikenalnya.  Sebagai menanggung jawab radio, Zura menerima dengan senang hati setiap telpon yang ada di hpnya. Karena bagitulah si owner memposisikan Zura di Radio itu. Suara itu adalah laki laki yang mengaku telah mengenal siapa Zura. Karena di sambut dengan baik Zura menimpali kebaikan lelaki tak di kenalnya itu. Zura bangga menerima tawaran untuk bertemu dengan klien barunya. Selama 2 minggu sejak telpon nyasar itu sehari hari Zura sibuk sms dan menelpon lelaki yang mengaku mengaku bernama Hendi. (more…)