When I was young and free
and my imagination has no limits,
I dreamed of changing the world.
As I grew older and wiser,
I discovered the world would not change.
So I shortened my sights somewhat
and I decided to change only may country,
but it too seemed immovable.
As I grew into my twilight years,
in one last desperate attempt,
I settled for changing only my family
those closest to me, but alas,
they would have none of it.
And now as I lay on my deathbed
I suddenly realized:
If I had only changed myself first,
then by example I might have changed my family.
From their inspiration and encouragement,
 I would then have been able to better my country.
And who know, I may have been even change
the world.
(An Anglican Bishop, 1100 AD, as written in the Crypts of Westminster Abbey)
HASRAT UNTUK BERUBAH
Kala aku muda dan bebas berkhayal,
aku bermimpi ingin mengubah dunia.
Sejalan dengan bertambah usia dan kearifanku,
kudapati dunia tak kunjung berubah.
Maka cita-cita itu pun kupersempit,
dan kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku,
namun itu pun tampaknya tiada hasil.
Ketika usiaku makin senja,
dengan upaya terakhir penuh putus asa,
kuputuskan untuk mengubah keluargaku semata,
orang-orang terdekat denganku.
Tapi malangnya, mereka pun tak mau diubah.
Dan kini saat terbaring menanti ajal,
tiba-tiba kusadari:
Andai yang pertama kuubah diriku sendiri
dengan menjadikan diriku teladan
mungkin aku dapat mengubah keluarga.
Lalu berkat ilham dan dorongan mereka
aku pun mampu memperbaiki negeriku.
Dan siapa tahu, bahkan aku pun dapat mengubah dunia.
Â
(Karya seorang Bishop Anglikan, 1100 M,
tertulis di ruang pemakaman Wetsminster Abbey)


Entries (RSS)