Sejak pagi , beberapa orang sudah saya temui hari ini. Mereka adalah tingkatan supervisor atau di atasnya. Soal tawar menawar harga barang dan bagaimana mendapatkan barang bagus. Begitulah kira kira yang kita bicarakan. Satu yang kemudian menarik bagi saya, masing masing orang berbicara sangat manis untuk bisa berdiplomasi , maksudnya adalah untuk bisa tercapai dengan apa yang diinginkan. Mereka berusaha menggiring pembicaraan untuk membuat kata kesepakatan. Indah memang. Sambil tertawa, kemudian ada tikungan langsung siut, nah kena. Deal , tercapai kesepakatan. Ketawa langi ngomong ngalor ngidul, dapat lagi satu tikungan, deal. Asyik, menyenangkan.  

Kemudian saya ketemu pak indar, salah seorang pemilik toko baju di depan, tempat aku bekerja. Satu yang dia katakana” dia posisinya apa, kok bahasanya kasar. Kalau bahasa direktur tidak kasar begitu.” Hal ini sangat menyadarkan aku. Ternyata bahasa, tutur kata yang baik adalah selalu menjadi perhatian banyak orang. Bahasa kasar hanya patut disampaikan di tempat yang kasar juga. Tetapi bahasa leader adalah bahasa halus dengan penuh motivasi dan sebagai contoh. Bahasa yang penuh inovasi dan ide. Tidak berbicara detail tetapi strategis.

Menarik bahasa yang digunakan. Dari percakapan seseorang kita juga tau seberapa pengetahuan dan kedalaman dia dalam perbincangan sesuatu itu.

Bahasa diplomasi, strategis , itulah bahasa leader. Bukan sopir bajaj( bukan begitu Pak Johan??)

Tuhan itu menurut prasangka hambaNya. Begitu salah satu hadist yang pernah aku dengar. Aku lupa ayat atau hadist.  Read the rest of this entry »


Latah itu terjadi disaat pikiran kita tidak mempunyai beban. Dan pikiran yang tidak focus. Saya sendiri sulit menyampaikan kapan saya latah. Dan kapan saya tidak latah. Saat yang membuat saya latah adalah ketika disuatu kondisi yang sangat nyaman dan tidak ada beban pikiran. Seperti ketika saya berkumpul dengan keluarga baik keluarga inti ( adik dan orang tua saya) maupun dengan keluarga yang menjadi saudara karena ikatan pertemanan yang entah kenapa menjadi lebih dekat (fifas). Selain itu saya juga akan menjadi latah saat saya di ganggu oleh orang orang yang punya ikatan batin dengan saya. Kasaran bahasanya adalah ada setrum diantara kita. Read the rest of this entry »

Mau, mampu dan punya keahlian. Itulah yang menjadi kuatnya sebuah kerja social. Kerja social  tiada ada criteria. Kerja social tiada spesifikasi. Kerja social adalah penyamaan visi. Kalau sama visi maka kerja social akan jalan. Kerja social akan terjadi karena ada satu keinginan untuk memperjuangkan visi.

Mengikat bunga mawar merah, mengikat sebuah keharuman hakiki. Ketika merah itu terasa kemudian tak terbandingkan lagi dengan merah segelas anggur.

Kemudian merah itu berarti apa?

Keharuman bentuk dan fisik yang secara nyata dan terasa,

Tak bisa mewakili dengan keberanian keharuman sebuah nafas kelembutan awan putih. Dan akhirnya semua hanya bisa dikatakan ah itu relative, pemaknaannya pun relative.

Tidak perlu diperdebatkan antara ke elokan putih dan merah, karena semua hanya rasa yang bisa menyampaikan.

 

Detos, 010808

(gak tau mau ngomong apa)

Semua menyertai yang di putuskan,

Menjadi sebuah kenyataan dari apa yang telah kita putuskan sebelumnya. Tuhan selalu memberi pilihan pilihan yang selalu punya konsekwensi. Tidak harus untuk di hindari tetapi tetap dijalani dengan penuh kebahagiaan. Kebahagiaan yang utuh, bersama Nya.  

Dan semua akan menyertainya

Detos, 010808,

kalau memang itu yang di putuskan ya berarti ada skenario lain yang di inginkan Tuhan, buat Budi Sudarsono — alias Budi Giant maupun buat saya dan team saya.  Saya harus bisa bekerja dengan team yang telah Budi bangun setahun yang lalu. Selamat datang Chika, kita akan bersama untuk menyertai apa yang telah dimimpikan  oleh JBS dan BSP. Ok.

Evaluasi, selalu mengarah ke efisiensi.  Karena itulah memang yang selalu di cari didunia mana pun. Kalau hari ini ada penghematan karena dianggap yang kemarin dianggap kurang efisien. Kalau hari ini ada pengurangan karena kemarin memang terasa kelebihan. Jadi kadang saya bingung apa sebenarnya yang terjadi. Apakah perencanaannya yang kurang matang atau ada beda cara untuk membangunnya.

sekilas untuk pak ndang, selamat di tempat tugas baru ya pak.

29 Juli 2008